Senin, 05 Agustus 2013

dan kepada waktu


Dan kepeda waktu
***
Dan kepda waktu yang memutar kisah-kisah
Lirik dan jeda, haus dan laparnya sukma pada setiap petuah
Aku berpijak, bersandar,  lalu tersungkur berselimut tragedi
Menyandang rasa yang pernah ku bawa pergi lalu kembali kau bawa mati
Dan kepada waktu yang menulis taqdir-taqdir
Lirih sendu, haru syair dan isak tangis jiwa pada kenyataan
Aku mengadu merebah pasrah beralas pedih
Menahan duka cinta yang pernah ku bawa pergi lalu kembali kau bawa mati
Dan kepada waktu yang berbicara norma-norma
Larut tegarku meronta  di terpa dan melebur pada bara kedigjayaan
Aku membakar diri dalam kobar api kerinduan
Mengabu menjadi debu nestapa yang pernah ku bawa pergi lalu kembali kau bawa mati
Dan kepada waktu yang kaku dan bungkam
Lembut lemah ku tersungkur berbaur dalam harum kematia
Aku lenyah lenyah di enyahkan tersayat tragedi, terbunuh pedih terkubur api kerinduan
Menitipkan kisah, menyambut salam taqdir melupakan norma lalu kau yang kembali aku pun telah mati
Gibran-92

1 komentar: