Dan kepeda
waktu
***
Dan kepda
waktu yang memutar kisah-kisah
Lirik dan
jeda, haus dan laparnya sukma pada setiap petuah
Aku
berpijak, bersandar, lalu tersungkur
berselimut tragedi
Menyandang
rasa yang pernah ku bawa pergi lalu kembali kau bawa mati
Dan kepada
waktu yang menulis taqdir-taqdir
Lirih
sendu, haru syair dan isak tangis jiwa pada kenyataan
Aku
mengadu merebah pasrah beralas pedih
Menahan
duka cinta yang pernah ku bawa pergi lalu kembali kau bawa mati
Dan kepada
waktu yang berbicara norma-norma
Larut
tegarku meronta di terpa dan melebur
pada bara kedigjayaan
Aku
membakar diri dalam kobar api kerinduan
Mengabu
menjadi debu nestapa yang pernah ku bawa pergi lalu kembali kau bawa mati
Dan kepada
waktu yang kaku dan bungkam
Lembut
lemah ku tersungkur berbaur dalam harum kematia
Aku lenyah
lenyah di enyahkan tersayat tragedi, terbunuh pedih terkubur api kerinduan
Menitipkan
kisah, menyambut salam taqdir melupakan norma lalu kau yang kembali aku pun
telah mati
Gibran-92
maaf baru hehehehe :)
BalasHapus